BOJONEGORO – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Gayam menggelar Jambore Ranting Gayam Tahun 2026 dengan mengusung tema “Kampung Sendang Bangsri”. Kegiatan yang berlangsung pada 24–26 September 2026 tersebut dipusatkan di Bumi Perkemahan “Senda
Jambore
Ranting Gayam 2026, Wadah Pembentukan Karakter dan Kemandirian Generasi Pramuka
BOJONEGORO
– Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Gayam menggelar Jambore Ranting
Gayam Tahun 2026 dengan mengusung tema “Kampung Sendang Bangsri”. Kegiatan yang
berlangsung pada 24–26 September 2026 tersebut dipusatkan di Bumi Perkemahan
“Sendang Bangsri”, Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
Jambore
Ranting Gayam 2026 diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik
Indonesia dan Hari Pramuka ke-65. Kegiatan ini diikuti oleh 48 regu putra dan
putri dari Gugus Depan tingkat Penggalang SD/MI/SMP/MTs se-Kecamatan Gayam.
Kegiatan
Jambore Ranting Gayam 2026 dibuka secara resmi oleh Kak Nurul Azizah selaku
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro. Pembukaan
berlangsung pada Kamis, 24 September 2026 pukul 14.30 WIB dan menjadi tanda
dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Jambore yang berlangsung hingga 26
September 2026.
Dalam
kesempatan tersebut, Kak Nurul Azizah menyampaikan pesan motivasi kepada
seluruh peserta agar terus semangat dalam belajar dan mengikuti setiap proses
selama kegiatan.
“Terus
semangat dan terus belajar. Orang sukses kudu gelem kangelan.”
Kak
Nurul Azizah juga mengingatkan bahwa para peserta Jambore merupakan generasi
penerus yang kelak akan melanjutkan estafet perjuangan dan kepemimpinan di masa
mendatang.
“Kalian
adalah generasi penerus yang nantinya menggantikan kami yang berada di depan
ini. Maka teruslah belajar, berproses, dan persiapkan diri sebaik-baiknya,”
pesannya.
Menurutnya,
kegiatan perkemahan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi
muda. Dengan mengikuti kegiatan berkemah, anggota Pramuka dapat belajar secara
langsung mengenai kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama,
kepedulian, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan.
Selain
memberikan manfaat bagi peserta, pelaksanaan Jambore juga turut memberikan
dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kak Nurul Azizah menyampaikan apresiasi
kepada Kwarran Gayam dan seluruh panitia karena kegiatan tersebut turut
menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Dengan
adanya Jambore ini, UMKM juga ikut tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak.
Jadi kegiatan Pramuka juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,”
ungkapnya.
Ia
kemudian menyampaikan selamat dan sukses kepada Kwarran Gayam beserta seluruh
panitia Jambore Ranting Gayam 2026 yang telah mempersiapkan dan
menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Jambore
Ranting Gayam diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan kegiatan
kepramukaan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan
pengalaman, mempererat persaudaraan, mengembangkan keterampilan, serta
menumbuhkan semangat menjadi generasi muda yang mandiri dan berkarakter.
Terus
semangat, terus belajar, dan jangan takut menghadapi proses. Karena dari setiap
pengalaman dan tantangan, akan lahir generasi penerus yang tangguh dan siap
mengabdi untuk bangsa dan masyarakat.
Penulis
: Ibnu