BOJONEGORO — Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bojonegoro menggelar Malam Renungan dan Ulang Janji sebagai momentum untuk memperkuat kembali komitmen terhadap nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru, d
Malam
Renungan dan Ulang Janji Pramuka Bojonegoro, Teguhkan Komitmen Pengabdian
BOJONEGORO — Gerakan Pramuka Kwartir Cabang
(Kwarcab) Bojonegoro menggelar Malam Renungan dan Ulang Janji sebagai momentum
untuk memperkuat kembali komitmen terhadap nilai-nilai Tri Satya dan Dasa
Darma. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru, dengan semangat
persaudaraan serta pengabdian.
Malam
Renungan dan Ulang Janji tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum
ini menjadi ajang refleksi bagi anggota Pramuka untuk kembali menghayati janji
dan nilai-nilai kepramukaan yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui
kegiatan tersebut, anggota Pramuka diajak untuk terus menjadi pribadi yang
beriman, berkarakter, disiplin, peduli, serta memiliki semangat untuk mengabdi
kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Hadir
dalam kegiatan tersebut Ketua Kwarcab Bojonegoro Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M.,
Dewan Kehormatan H. Muh. Kuzaini, M.M., Lembaga Pemeriksa Keuangan
Bojonegoro Iniswatin, M.Pd.I., jajaran Pengurus Kwartir Cabang Gerakan
Pramuka Bojonegoro, Brigade Penolong, panitia, serta para petugas Malam
Renungan dan Ulang Janji.
Dalam
sambutannya, Kak Nurul Azizah memberikan apresiasi kepada panitia yang telah
mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia menilai, meskipun dikemas secara
sederhana, seluruh rangkaian kegiatan mampu berjalan dengan matang dan
menghadirkan suasana yang mengharukan.
"Acara
selesai dan api unggun mulai padam. Ini menandakan bahwa perencanaannya dan
pelaksanaannya matang semua. Walaupun terasa sederhana, tetapi sangat haru.
Terima kasih untuk panitia yang telah menginisiasi kegiatan," ujar Nurul
Azizah.
Ia
juga menyinggung perjalanan Gerakan Pramuka yang telah memasuki usia 65 tahun.
Menurutnya, usia tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti berkarya dan
mengabdi.
"Usia
65, katakanlah usia lansia, tetapi belum tua. Karena angka harapan hidup
masyarakat Bojonegoro adalah 75 tahun 2 bulan," katanya.
Dalam
kesempatan tersebut, Kwarcab Bojonegoro juga memberikan ucapan selamat dan
apresiasi kepada para penerima penghargaan Pancawarsa. Penghargaan tersebut
diberikan kepada Kak R. Heri, Kak Marzuqi, Kak Yulianti, Kak Didik, Kak Edy
Sujaya, Kak Bangun S.N., Kak Sri Retna P., dan Kak Herta Novianto.
Penghargaan
Pancawarsa diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus mengabdi,
berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Gerakan Pramuka, khususnya di
Kabupaten Bojonegoro, serta masyarakat secara luas.
Malam
Renungan dan Ulang Janji ditutup dengan semangat untuk terus mengamalkan
nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Pramuka
diharapkan tidak hanya mampu mengucapkan janji, tetapi juga membuktikannya
melalui tindakan nyata, kepedulian, dan pengabdian yang tulus.
Penulis:
Sandy Eko Prastyo