Kwarcab Bojonegoro
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro
arrow_back Publikasi / Kegiatan

PKG Cahaya Mentari Berkolaborasi dengan Kwarcab Bojonegoro Gelar Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga

person Admin Kwarcab
calendar_today 18 September 2026
PKG Cahaya Mentari Berkolaborasi dengan Kwarcab Bojonegoro Gelar Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga

BOJONEGORO — Kelompok Kerja Gugus (PKG) Cahaya Mentari Kecamatan Bojonegoro berkolaborasi dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga bagi guru TK dan pendidik KB-TPA-SPS se-

PKG Cahaya Mentari Berkolaborasi dengan Kwarcab Bojonegoro Gelar Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga

BOJONEGORO — Kelompok Kerja Gugus (PKG) Cahaya Mentari Kecamatan Bojonegoro berkolaborasi dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga bagi guru TK dan pendidik KB-TPA-SPS se-Kecamatan Bojonegoro.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta kompetensi para pendidik dalam mengenalkan pendidikan kepramukaan kepada anak usia dini. Melalui kegiatan Pramuka Prasiaga, peserta dibekali pemahaman mengenai bagaimana nilai-nilai kepramukaan dapat diperkenalkan kepada anak melalui aktivitas yang menyenangkan, edukatif, kreatif, serta disesuaikan dengan karakteristik dan tahapan perkembangan anak usia dini.

Orientasi tersebut diikuti oleh 103 guru TK dan pendidik KB-TPA-SPS se-Kecamatan Bojonegoro. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang diberikan oleh pemateri. Tidak hanya mendapatkan materi secara teori, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai bentuk aktivitas Prasiaga yang nantinya dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di lembaga masing-masing.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bojonegoro Kakak Dra. Hj. Nurul Azizah, MM, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda sekaligus Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro Kak Unsa Hudiana, S.Pd., S.Kom., M.M., Pengawas TK Kecamatan Bojonegoro Ibu Sri Rejeki, S.Pd., MM, serta Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Bapak Drs. EC. M. Anwar Mukhtadlo, M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut penyelenggara kegiatan dari Pusdiklatcab Kendalisada Kwarcab Bojonegoro, Ketua IGTKI Kecamatan Bojonegoro Ibu Siti Nurul Hidayah, S.Pd., Ketua Himpaudi Kecamatan Bojonegoro Ibu Siti Noor Khasanah, S.Pd., serta Ketua IGABA Ibu Dwi Anjarwati, S.Pd.

Selain para tamu undangan, kegiatan juga diikuti oleh segenap panitia dan jajaran pengurus PKG Cahaya Mentari Kecamatan Bojonegoro. Para guru dan pendidik PAUD/TK serta KB-TPA-SPS se-Kecamatan Bojonegoro mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bojonegoro, Kak Nurul Azizah, menyampaikan pentingnya peran pendidik, khususnya para bunda PAUD, dalam memberikan pendidikan dan pengasuhan kepada anak usia dini. Menurutnya, pendidik memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak karena proses pendidikan pada usia dini membutuhkan ketelatenan, kesabaran, serta pendekatan yang sesuai dengan dunia anak.

Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai banyaknya peserta perempuan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, para bunda PAUD memiliki ketelatenan dalam berkomunikasi, memberikan ilmu, sekaligus mendampingi dan mengasuh anak-anak.

"Kenapa yang mengikuti kegiatan ini adalah bunda PAUD, tidak yang laki-laki? Karena yang telaten ngomong, telaten memberikan ilmu dan telaten mengasuh, bahkan yang masuk dari mindset anak-anak adalah ibu-ibu. Bapak-bapak itu kurang telaten," ujarnya dalam sambutannya.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menekankan bahwa perempuan, khususnya para ibu dan pendidik PAUD, mempunyai peran penting dalam proses pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Lebih lanjut, Kak Nurul Azizah juga menyampaikan sejumlah perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menyebut terdapat beberapa agenda tematik yang menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Salah satu perhatian tersebut adalah pengurangan angka kemiskinan serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan dari peran pendidikan, kesehatan, serta pembentukan mental masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, ia menyampaikan masih terdapat anak yang belum bersekolah di Bojonegoro. Jumlah tersebut disebut mengalami penurunan dari sekitar 5.199 anak menjadi sekitar 4.131 anak pada tahun 2026. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih diperlukan kerja bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, pendidik, keluarga, dan masyarakat untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya dalam mendapatkan pendidikan.

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Ia menyampaikan bahwa angka stunting di Bojonegoro telah mengalami penurunan dari 14,2 % menjadi sekitar 12%, dengan harapan angka tersebut dapat kembali ditekan hingga berada di sekitar 10 %.

Menurutnya, persoalan kesehatan anak tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga sangat berkaitan dengan pola pengasuhan, pemenuhan gizi, lingkungan keluarga, serta kualitas pendidikan yang diberikan sejak usia dini. Karena itu, pendidik PAUD juga mempunyai posisi strategis dalam membantu memberikan pemahaman kepada anak dan orang tua mengenai pentingnya pola hidup sehat.

Selain pendidikan dan kesehatan, mental masyarakat juga menjadi perhatian. Kak Nurul Azizah menyinggung masih adanya persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian bersama, termasuk lingkungan yang kurang sesuai bagi perkembangan anak dan remaja. Ia juga menyampaikan adanya kekhawatiran terhadap tingginya angka penderita HIV/AIDS di Bojonegoro yang disebut mencapai 4.251 kasus.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, keluarga, serta para pendidik yang setiap hari berinteraksi langsung dengan anak-anak.

Dalam konteks tersebut, kegiatan Pramuka Prasiaga dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk membantu menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sejak usia dini. Pendidikan kepramukaan tidak harus diberikan dalam bentuk kegiatan yang berat, tetapi dapat disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak melalui permainan, bernyanyi, kegiatan kelompok, mengenal lingkungan, serta aktivitas sederhana lainnya.

Dalam kegiatan orientasi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pembinaan Prasiaga, termasuk pengenalan konsep kegiatan kepramukaan yang dapat diterapkan secara sederhana dalam proses pendidikan anak usia dini. Materi diberikan dengan pendekatan yang menekankan pada kegiatan bermain sambil belajar sehingga anak tetap merasa nyaman dan senang.

Melalui kegiatan Prasiaga, anak diharapkan mulai mengenal berbagai nilai karakter, seperti kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, kepedulian, serta kecintaan terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut dapat ditanamkan melalui aktivitas sederhana yang dilakukan secara berulang dalam kehidupan sehari-hari.

Para pendidik juga diharapkan mampu mengembangkan kegiatan yang tidak hanya menarik bagi anak, tetapi juga memiliki tujuan pendidikan yang jelas. Dengan demikian, kegiatan Prasiaga bukan sekadar permainan, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter anak.

Kolaborasi antara PKG Cahaya Mentari dan Kwarcab Bojonegoro diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pendidikan anak usia dini dan Gerakan Pramuka. Kerja sama tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkenalkan pendidikan karakter sejak anak berada pada tahap awal perkembangan.

Bagi para pendidik, kegiatan orientasi ini menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dan mendapatkan inspirasi dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang lebih kreatif. Pengetahuan yang diperoleh selama orientasi diharapkan dapat diterapkan kembali di masing-masing lembaga sehingga manfaat kegiatan tidak berhenti pada peserta, tetapi juga dapat dirasakan oleh anak-anak didik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun pemahaman bahwa pendidikan karakter perlu dilakukan secara konsisten dan dimulai sedini mungkin. Anak-anak pada usia dini berada pada tahap perkembangan yang sangat penting, sehingga pengalaman positif yang diberikan oleh orang tua dan pendidik dapat menjadi dasar bagi pembentukan sikap dan kebiasaan mereka di masa mendatang.

Dengan adanya pembinaan Prasiaga, para pendidik diharapkan semakin percaya diri dalam menghadirkan kegiatan kepramukaan yang ceria, aktif, kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat anak mengenal nilai-nilai kepramukaan tanpa merasa terbebani.

Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga yang diikuti 103 pendidik tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan peningkatan kompetensi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi Bojonegoro yang memiliki karakter kuat, mandiri, peduli terhadap sesama, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui sinergi antara PKG  PAUD Cahaya Mentari, Kwarcab Gerakan Pramuka Bojonegoro, lembaga pendidikan, pendidik, dan berbagai pihak terkait, pendidikan kepramukaan diharapkan dapat semakin dekat dengan dunia anak usia dini dan menjadi salah satu sarana dalam membangun generasi yang berkarakter sejak masa awal pertumbuhan.

Penulis: Sandy Eko Prastyo

 

Bagikan: f tag chat
BACA JUGA

Berita Lainnya

12 Sep 2026
PEMBUKAAN KEMAH TAMU AMBALAN, SELURUH KELAS X MAN 3 BOJONEGORO IKUTI KEGIATAN
12 Sep 2026
Tumbuhkan Jiwa Mandiri, SMK Negeri Kasiman Gelar Perkemahan Tamu Ambalan "Arunika Karsa 2026"
08 Sep 2026
Kemah Bakti Madrasah(KEMBARA) 2026 Digelar, Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Perkuat Karakter dan Kemandirian Peserta Didik Madrasah
08 Sep 2026
Malam Renungan dan Ulang Janji Pramuka Bojonegoro, Teguhkan Komitmen Pengabdian
05 Sep 2026
Kursus Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD) 2026 Institut Attanwir Bojonegoro Resmi Dibuka, Tingkatkan Kompetensi Pembina Pramuka
29 Aug 2026
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Dinpora dan Kwarcab Bojonegoro Bersinergi dalam Lomba Gerak Jalan Pramuka
27 Aug 2026
Pelatihan Menulis Cerita Pramuka, 150 Peserta Siap Abadikan Pengalaman dalam Buku Antologi
18 Aug 2026
Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka Sugihwaras Masa Bakti 2026–2029 Berlangsung Lancar dan penu kebersamaan di SD Negeri Sugihwaras 3, Kecamatan Sugihwaras, Selasa (18/8/2026).
11 Aug 2026
PEMBUKAAN JAMBORE BESAR DAN PELANTIKAN MAJELIS PEMBIMBING DAN PIMPINAN SATUAN KARYA PRAMUKA (SAKO) PENDIDIKAN KHUSUS DAN PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS KABUPATEN BOJONEGORO.
10 Aug 2026
Bupati Bojonegoro Berangkatkan Kontingen Kwarcab Bojonegoro Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026
09 Aug 2026
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Semarakkan Bulan Bakti 2026 dengan Giat Pramuka Berbagi
06 Aug 2026
Pelantikan Mabiran, Kwarran, dan LPK Gerakan Pramuka Kanor, Perkuat Komitmen Membangun Pendidikan Karakter Generasi Muda
22 Jul 2026
Pramuka MAN 5 Bojonegoro Unjuk Aksi di MATAMUDA, Bikin Siswa Baru Makin Penasaran!
22 Jul 2026
PRAMUKA MA PLUS SUNAN DRAJAT KEDUNGSANTREN BOJONEGORO GELAR PERKEMAHAN SATU HARI SEKALIGUS PENERIMAAN TAMU AMBALAN
27 Jun 2026
Kwarcab Bojonegoro Bersama IGRA Bojonegoro Sukses Laksanakan Kursus Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga Tahun 2026
21 Jun 2026
Kwarcab Bojonegoro Kerahkan 300 Anggota Pramuka dalam Korve Kebersihan Bersama Menteri Lingkungan Hidup
14 Jun 2026
Kwarcab Bojonegoro Resmi Lantik Pengurus SAKO Pandu Ma'arif NU Bojonegoro
08 Jun 2026
Kwarcab Bojonegoro Sukses Laksanakan Gelang Ajar Pembina Pramuka Siaga dan Penggalang Korwil Timur Tahun 2026
01 Jun 2026
Giat Bakti Ramadhan 2026, Kwarcab Bojonegoro c.q DKC Bojonegoro berkolaborasi Bersama TAGANA DINSOS dan Pramuka Peduli Bojonegoro