Bojonegoro, 11 Agustus 2026 — Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Kak Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M., Secara resmi membuka Jambore Besar dan Melantik Majelis Pembimbing serta Pimpinan Satuan Karya Pramuka (SAKO) Pendidikan Khusus
PEMBUKAAN
JAMBORE BESAR DAN PELANTIKAN MAJELIS PEMBIMBING DAN PIMPINAN SATUAN KARYA
PRAMUKA (SAKO) PENDIDIKAN KHUSUS DAN PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS KABUPATEN
BOJONEGORO.
Bojonegoro,
11 Agustus 2026 — Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Kak Dra. Hj. Nurul
Azizah, M.M., Secara resmi membuka Jambore Besar dan Melantik Majelis Pembimbing
serta Pimpinan Satuan Karya Pramuka (SAKO) Pendidikan Khusus dan Pendidikan
Layanan Khusus (PLPK) Kabupaten Bojonegoro dengan penuh semangat dan khidmat.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dari SLB se-Kabupaten Bojonegoro, para
pembina, kepala sekolah, serta jajaran pengurus Gerakan Pramuka.
Acara
yang dilaksanakan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk tersebut dihadiri oleh
berbagai unsur kehormatan, antara lain Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka
Kabupaten Bojonegoro beserta rombongan, Ketua Kwartir Ranting Trucuk beserta
rombongan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah
Bojonegoro–Tuban atau yang mewakili, Ketua Majelis Pembimbing SAKO (Rintisan)
PKPLK Bojonegoro sekaligus Ketua MKKS PKPLK Bojonegoro, para anggota Majelis
Pembimbing kepala SLB Negeri dan Swasta di lingkungan PKPLK Bojonegoro, Kepala
Desa Tulungrejo beserta jajaran perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas
Desa Tulungrejo, para pendamping, panitia kegiatan, serta seluruh tamu undangan
dan hadirin.
Pembacaan
Surat Keputusan Mabi dan Piminan SAKO Rintisan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus masa bakti 2025-2030 oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro yang dalam hal
ini diwakili oleh Bangun Setiyawan Nugroho, M.Pd selaku Sekretaris Kwartir
Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro dan dilanjutkan dengan tanya jawab pelantikan
oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro dan pembacaan ikrar yang
dipimpin oleh selaku Ka. Mabi SAKO Rintisan
PKPLK Bojonegoro, penyematan tanda jabatan dan ucapan selamat dari Ibu Wakil
Bupati Bojonegoro Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M.,selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan
Pramuka Bojonegoro.
Kegiatan
secara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro, Kak
Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Gerakan
Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda yang terbuka bagi semua anak
bangsa tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi peserta didik.
“Saya
berharap seluruh satuan pendidikan yang ada di Bojonegoro dapat terus
berkiprah. Oleh karena itu, para pengurus yang baru dilantik jangan sampai
seperti pepatah burung batik cucuke biru, habis dilantik turu. Setelah dilantik
harus terus bergerak, karena tujuan pengabdian ini adalah melaksanakan
kewajiban dengan suka rela, tulus, ikhlas, dan penuh semangat,” ujar beliau.
Lebih
lanjut, Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M. menegaskan bahwa kegiatan Jambore Besar dan
Pelantikan Mabi PLPK Sako Bojonegoro merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam
meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bojonegoro, khususnya bagi
peserta didik berkebutuhan khusus.
Beliau
juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta SLB yang
mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat.“Saya melihat semangat
yang luar biasa dari anak-anakku sekalian. Kegiatan ini bukan hanya sekadar
berkumpul, tetapi menjadi sarana untuk mendidik, menumbuhkan rasa tanggung
jawab, membangun semangat, dan melatih kemandirian. Dalam hidup ini apa pun
bisa dilakukan sepanjang kita memiliki semangat. Jika semangat terus dijaga,
maka insyaallah kesuksesan akan ada di depan mata,” tambahnya.
Selain
pembukaan jambore, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelantikan Majelis
Pembimbing dan Pimpinan SAKO PLPK Kabupaten Bojonegoro. Prosesi pelantikan
berlangsung khidmat sebagai bentuk pengukuhan kepengurusan yang akan mengemban
amanah dalam membina dan mengembangkan kegiatan kepramukaan pada satuan
pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus di Kabupaten Bojonegoro. Pelantikan
tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka, sekolah
luar biasa, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam
menghadirkan kegiatan pembinaan yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan
peserta didik berkebutuhan khusus.
Jambore
Besar PLPK ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan rekreasi edukatif bagi
peserta SLB, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk menumbuhkan
keberanian, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta kecintaan terhadap
nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka. Dengan terselenggaranya kegiatan ini,
Kwarcab Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Gerakan Pramuka
yang inklusif, humanis, dan membangun karakter generasi muda yang mandiri,
terampil, serta berdaya saing, sehingga seluruh peserta didik, termasuk
anak-anak berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh,
berkarya, dan berprestasi melalui pendidikan kepramukaan.
Penulis
: Sandy