Semangat literasi dan kreativitas anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Bojonegoro kembali mendapat ruang. Sebanyak 150 peserta mengikuti Pelatihan Menulis Cerita Pramuka yang diselenggarakan secara
Semangat literasi dan kreativitas anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Bojonegoro kembali mendapat ruang. Sebanyak 150 peserta mengikuti Pelatihan Menulis Cerita Pramuka yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (27/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh
Pembina Gugus Depan (Gudep) serta utusan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwarcab Bojonegoro. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga berakhirnya kegiatan. Para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan tentang teknik menulis, tetapi juga didorong untuk berani menuangkan pengalaman kepramukaan menjadi sebuah karya yang inspiratif.
Mengusung semangat “Abadikan Pengalaman Pramuka, Menjadi Cerita Membanggakan” pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni Kak Aning Wulandari, Andalan Cabang Penelitian dan Pengembangan, serta Kak Rita Yuana, Andalan Cabang Pramuka Memabangggakan.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diajak menggali berbagai pengalaman selama mengikuti kegiatan Pramuka, mulai dari pengalaman berkemah, kegiatan sosial, pengembaraan, latihan, kepemimpinan, hingga berbagai kisah inspiratif bersama sesama anggota Pramuka.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Kwarcab Kak Bangun Setiyawan Nugroho, melalui kegiatan ini mendorong agar pengalaman-pengalaman tersebut tidak berhenti sebagai cerita yang hanya dikenang secara pribadi, tetapi dapat diabadikan dalam bentuk tulisan yang memiliki nilai edukasi dan inspirasi bagi generasi berikutnya.
Para peserta juga menyatakan kesiapan untuk menghasilkan karya tulisan yang nantinya dihimpun menjadi buku antologi cerita Pramuka. Buku tersebut diharapkan menjadi dokumentasi perjalanan, pengalaman, dan kiprah Pramuka Bojonegoro sekaligus menjadi warisan literasi bagi generasi Pramuka selanjutnya.
Menariknya, karya yang dihasilkan peserta direncanakan akan diluncurkan (launching) pada peringatan Hari Pramuka yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro
Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan peningkatan kapasitas menulis, tetapi juga menjadi langkah nyata membangun budaya literasi di lingkungan Gerakan Pramuka Bojonegoro.
Dari pengalaman menjadi tulisan, dari tulisan menjadi karya, dan dari karya menjadi cerita yang membanggakan.
Gerakan Pramuka tidak hanya membentuk karakter melalui kegiatan nyata, tetapi juga mengabadikan setiap pengalaman menjadi inspirasi bagi generasi masa depan.
Penulis : Said Edy Wibowo