Balada Kerinduan Tunas Kelapa

Kala itu
Ketika kupundakkan tas lusuhku
Di tanah kelahiranku,


Kala itu
Begitu indahnya api unggun bergejolak
Di tengah dinginnya malam
Bersama kakak-kakak yang penuh keceriaan
Mereka yang menggelorakan suara tunas kelapa


Sungguh indah saat itu
Menerjang panas, dingin, hujan
Namun semangat tunas kelapa di dada ini
Tak pernah berhenti berkobar


Inilah yang selalu kurindu
Ketika sehelai kain berdiri di padang rimba
Tak ada keresahan dan kegalauan
Senyum lebar selalu berbaris rapi


Kini …
Semua berlalu begitu saja
Hingga petang batang tubuh ini


Kurindu …
Kurindu bendera tunas kelapa itu berkibar
Melantunkan sayapnya lagi
Kuingin tawa lepas itu kembali hadir di tanahku


Ayo …
Bangkit …
Bangun …
Tunjukkan pada dunia bahwa kita mampu


(nur/margomulyo)

1 komentar untuk “Balada Kerinduan Tunas Kelapa”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *