Bojonegoro, 13 Agustus 2026 — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro resmi meluncurkan Bank Sampah Kendalisada sebagai bentuk aksi nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang memili
Kwarcab
Bojonegoro Luncurkan Bank Sampah Kendalisada, Dorong Pramuka Peduli Lingkungan
dan Bernilai Ekonomi
Bojonegoro,
13 Agustus 2026 — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro resmi
meluncurkan Bank Sampah Kendalisada sebagai bentuk aksi nyata dalam
meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan
sampah yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis
(13/8/2026) malam di kawasan Pusdiklatcab Kendalisada, Desa Kalianyar,
Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Peluncuran
Bank Sampah Kendalisada diresmikan langsung oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka
Bojonegoro, Kak Hj. Nurul Azizah. Inisiatif ini menjadi langkah strategis
Gerakan Pramuka Bojonegoro dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten
Bojonegoro, yakni Satu Desa Satu Bank Sampah (SDSB).
Melalui
program tersebut, Kwarcab Bojonegoro berupaya mendorong terbentuknya budaya
peduli lingkungan yang dimulai dari tingkat masyarakat hingga satuan pendidikan
dan gugus depan Pramuka. Bank Sampah Kendalisada diharapkan dapat menjadi
sarana edukasi sekaligus praktik nyata bagi anggota Pramuka untuk memahami
pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri.
Kegiatan
ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.
Melalui keterlibatan di pangkalan dan gugus depan, adik-adik Pramuka tidak
hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat mempraktikkan
langsung cara memilah, mengolah, dan mengelola sampah dengan baik.
Selain
memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan, Bank Sampah Kendalisada juga
membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi sumber nilai ekonomi. Kwarcab
Bojonegoro turut menjalin kerja sama dengan pengepul sampah, sehingga sampah
yang telah dipilah dan dikelola dapat memiliki nilai jual.
Kerja
sama tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran bahwa sampah
bukan sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan dapat dimanfaatkan kembali
apabila dikelola dengan baik. Dengan demikian, gerakan peduli lingkungan tidak
hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi
bagi masyarakat.
Peluncuran
Bank Sampah Kendalisada diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih luas
dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Gerakan
Pramuka Bojonegoro terus mendorong seluruh anggota, pangkalan, dan gugusdepan
untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan sekitar.
Melalui
semangat “Sampah Jadi Rupiah”, Kwarcab Bojonegoro mengajak seluruh elemen
masyarakat untuk bersama-sama mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang
yang berdampak positif. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, Bojonegoro
diharapkan dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih bersih, hijau, dan
berkelanjutan.
Penulis:
Sandy Eko Prastyo