22 Februari Yang Penuh Makna Bagi Anggota Pramuka

Robert Stephenson Smyth Baden Powell atau yang lebih dikenal dengan Baden Powell merupakan sosok yang berarti pada anak-anak muda dengan kepeduliannya memperhatikan masa depan para anak-anak muda. Karena memang ditangan para anak-anak mudalah peradaban dunia bisa berlanjut.

Baden Powell dilahirkan di London 22 Februari 1857 silam dari 8 bersaudara. Ayahnya seorang Professor Savilian yang mengajar geometri di Oxford, beliau bernama Harry Baden-Powell.

Pada usia 3 tahun ayahnya telah meninggalkan Baden Powell dikarenakan meninggal dunia dan pada akhirnya Baden Powell hidup dengan Ibunya yang bernama Henrietta Grace Smith, seorang wanita yang berpegang teguh bahwa anaknya harus menjadi orang yang berhasil.
Baden Powell merupakan seseorang yang mampu memainkan piano dan biola serta mampu melukis dengan baik selain itu juga pandai bermain drama. Di usia mudanya Baden Powell sering menghabiskan waktu liburannya dengan berekspedisi berlayar atau berkanu dengan saudara-saudaranya.

Istri Baden Powell bernama Olave Soames yang dipertemukan diatas kapal penumpang (Arcadia) dalam perjalannya menuju New York. Selama mereka menikah telah dikaruniai 3 anak 1 laki-laki dan 2 perempuan.

Bagi para anggota Pramuka diseluruh dunia pasti tidak akan pernah lupa terhadap satu sosok ini karena memang Baden Powell merupakan sosok yang menginspirasi bagi kaum muda untuk dapat mengembangkan karakter bagi dirinya masing-masing. Hari ini adalah tepat pada tanggal 22 Februari dimana seluruh Pramuka Dunia memperingati Hari Baden Powell sebagai salah satu penghormatan atas apa yang telah diperjuangkannya kepada para kaum muda.

“Selamat memperingati Hari Baden Powell” semoga kita selalu dapat mengamalkan dharma bhakti kita semua sebagai anggota Pramuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *